cerita dll

  1. Ujian Formatif I BioMol

    Heyawah, tega bener deh ujiannya. Katanya ujian formatif (yang formatnya cuma benar-salah) itu buat ngasi gambaran tentang ujian sumatif alias the-one-that-actually-matters; tapi tadi kok zelash ujiannya. Jumlah soal ada 60 dengan hampir semua anak ngerasa soal itu tidak mencerminkan soal sumatif. OK, memang ada semacam trauma psikologis dari SelGen yang sumatifnya tiba-tiba ada soal kasus (“Seorang pria mengalami sumbatan pada lobus frontal” WTF!), tapi emang beneran tadi tuh soalnya ga kaya’ soal ujian serius. Komposisinya ga rata banget: dari topik-topik biomolekul, metabolisme, replikasi DNA, transkripsi, translasi, dan regulasi ekspresi gen, soal formatif tadi jelas banget numpuk di biomolekul. Enzim DNA polymerase ga disebut-sebut sama sekali. Duh, musti belajar lebih bener lagi dong…

    Anyway, ada sekitar 7 soal tentang fisika molekuler. Waktu kuliahnya, sumpah gue ga nyambung sama sekali dosennya ngomong apa. Paling ada fragmen-fragmen ingatan tentang “chip DNA”, “saklar oligopeptida”, dan usaha dosennya meyakinkan para mahasiswa kalo fisika itu penting. Nice try. Masalahnya lagi adalah waktu kuliah itu, gue nyatetnya di OneNote dan setelah itu laptop gue kena virus. Sekarang memang laptopnya udah bener, tapi belom ada si OneNotenya lagi. Alhasil, ketujuh soal itu gue jawab “Benar” semua, didasari prinsip “ape kate loe, gue percaya aja dah”. Gue nanya orang-orang, ternyata prinsip ini berlaku secara hampir universal. Yah, paling gak gue berarti relatively normal deh.